Sabtu, 16 Agustus 2014

Keajaiban dan Misteri Shalat Subuh.



     Pada saat sekarang ini, banyak umat muslim yang memilih tidur dan lalai dalam mengerjakan shalat subuh. Padahal sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung didalamnya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dalam keadaan merangkak. Ada banyak hal yang membuat mereka lebih memilih tidur daripada bangun untuk menunaikan shalat subuh, misalnya karena menonton televisi sampai larut malam, begadang main kartu (ngesong), main gap, ngobrol dari malam sampai pagi yang berkaitan dengan kehidupan di dunia. Bukankah malam itu merupakan waktu yang telah ditetapkan oleh Allah SWT agar tubuh kita dapat merasakan istirahat. Padahal, jika mereka sadar keutamaan dan faedah di dalam shalat subuh niscaya mereka berlomba-lomba untuk melaksanakannya. 

    Shalat subuh memang shalat yang paling sedikit jumlah rakaatnya, hanya dua rakaat saja. Namun, ia menjadi standar keimanan seseorang dan ujian terhadap keimanan seseorang dan ujian terhadap kejujuran karena waktunya sangat sempit. Sebagaimana Umar berkata sungguh, ikut serta dalam shalat subuh berjamaah itu lebih baik bagi saya daripada shalat malam. Bukan untuk menyampingkan shalat yang lainnya, namun pernah salah satu penguasa yahudi menyatakan bahwa mereka tidak takut dengan orang islam kecuali pada satu hal ialah bila jumah jamaah shalat subuh menyamai jumlah jamaah shalat Jumat. Selain itu, Dua rakaat fajar (shalat sunnah sebelum subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya (HR. Muslim). Kemudian, apa yang menghalangi kita untuk bangun pagi dan menunaikan ibadah shalat subuh? Bukankah ia menjadi  bagian yang begitu besar dibandingkan dunia? Mulai sekarang, mari kita hindari nonton televisi hingga larut malam, begadang bermain kartu(ngesong), dan lain sebagainya yang menghalangi kita untuk bangun pada saat adzan subuh. Bukankah shalat itu lebih baik dari pada tidur? Smoga kita dapat menunaikan apa yang menjadi perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Aamiin

    Pada saat kita tidur, setan mengikat tubuh kita di 3 bagian. Ketika kita bangun, maka lepaslah satu ikatan, kemudian kita berwudhu maka lepaslah satu ikatan lagi, dan kita melaksanakan shalat maka lepaslah semua ikatan itu.

  Dan kalau kalian ingin merasakan udara yang masih bersih, alami, dan belum terkena polusi maka bangunlah saat subuh karena di saat itulah udara yang menyegarkan dan menguatkan hati dan paru-paru, memperbarui jaringan sel tubuh, menopang tubuh dengan oksigen yang baik, membuang karbondiosksida, dan masih banyak manfaat bagi tubuh bila bangun di saat subuh.


Katakan tidak pada Rokok dan Alkohol.


     Setiap manusia tentu memiliki rasa penasaran, ingin tahu, dan ingin mencoba sesuatu hal yang baru. Pun begitu dengan hal-hal yang belum pernah dicoba, seperti merokok, minum minuman keras, dan lain sebagainya yang mengundang rasa penasaran untuk mencobanya. Namun, tidak semua hal harus kita coba karena memang tidak ada manfaatnya bagi tubuh malahan dapat merusak organ penting dalam tubuh kita.

    Jaman sekarang, banyak anak SMP maupun SMA yang dengan bebas dapat menghisap rokok dan bahkan tidak sedikit minum karena akibat pergaulan yang mempengaruhinya. Aku sendiri pernah mencoba untuk merokok pada saat SMP, namun ya memang merokok tidak memiliki manfaat bagi tubuh dan tidak adanya kenikmatan ketika merokok maka aku putuskan untuk berhenti, karena untuk apa kita menghisap rokok namun asapnya dikeluarkan? Toh lebih baik asapnya ditelan biar tidak merugikan perokok pasif. Huahahaha. 

   Aku juga pernah menulis tentang rokok, bisa dibaca di Peringatan Rokok, Membunuhmu!  Namun disini, aku ingin menambahkan cerita tentang pengalamanku untuk menghindari minuman yang mengandung alkohol. Pada saat itu temanku menjemput dan mengajak nongkrong di salah satu tempat yang rata-rata menyediakan minuman mengandung alkohol, namun disaat aku melihat menu minuman ternyata disana ada juga menyediakan milkshake dengan harga 30 ribu. Gileeeee! Dengan berbisik, aku ngomong ke mbak pelayan nya “mbak milkshake satu ya” eh malah diomong disini ada anak mama ya? Trus kalo gak minum alkohol dibilang anak mama? Lah yang minum alkohol, anaknya siapa? -__-
Ya, jadilah berani beda dalam lingkungan pergaulanmu apabila selagi itu dalam hal positif, terserah mau dibilang apa, karena itu demi kebaikanmu, manfaatnya yang diberikan juga untuk dirimu sendiri.
 Keep spirit and healthy!

Sabtu, 09 Agustus 2014

Pelukan yang Menghangatkan.



Kala itu dingin menerjang seakan tiada teman yang mengingatkan.
Setiap langkah yang dilalui cuma terniang kerinduan yang dipendam.
Aku berujar sampai kapan rasa ini kan kulampiaskan.
Sehingga tak ada satupun yang mengeluh bahwa dunia ini sudah rentan akan kemunafikan.
Tak hentinya ku kumandangkan semua tentang perasaan.
Yang ada hanya  membisu dan tak ada pujian.
Memang itu yang kuharapkan.


Namun, bukan berarti kita harus diam dan berpangku tangan.
Yang ku ingin, kita saling menggenggam tangan.
Bersama menuju satu tujuan.
Dalam rintihan dan kenangan yang selalu berkenan.
Meski khayal selalu mengabaikan.
Percayalah, ku kan menjadi...
PELUKAN YANG MENGHANGATKAN.



Jumat, 18 Juli 2014

Matahari Jingga.

Dia menamakan dirinya matahari jingga.
Matahari yang paling menarik dan indah ketika dipandang oleh mata hati.
Mata hati seakan tersipu dikala melihat betapa indahnya pesona yang dipancarkan oleh si matahari jingga.
Matahari jingga terus memberikan kenyamanan, kehangatan, yang dibutuhkan matahati sehingga merasakan arti dari kebersamaan.

Di saat matahati lelah untuk melangkah, matahari jingga memberikan tenaga dan sinarnya untuk tetap terus bangkit.
Di saat matahati lelah untuk mencari, matahari jingga mengupayakan semua sinar yang dimilikinya untuk tetap terus menjadi sumber penghilang rasa letih.

Dan di saat matahati mencoba untuk berhenti dan tak ingin lagi, matahari jingga memastikan bahwa semua yang telah ada pada matahati merupakan keberagaman dari rangkaian indah yang dilakukan dan takkan pernah terganti.

Dan semua itu terlukis dalam goresannya matahari jingga.

Kita demi kawan, Kawan demikian.



Teman adalah salah satu penghibur ketika dilanda kesedihan dan salah satu pelengkap ketika dilanda kebahagiaan. 
Pernahkah merasa bahwa teman hanya hadir ketika lebih sering dalam kebahagiaan saja, karena pada saat lagi sedih dan sangat dibutuhkan mereka hilang entah kemana, namun pada saat dia lagi sedih dan butuh bantuan baru deh ingatnya sama kita. 
Ya itu lah yang namanya kita demi kawan, kawan demikian. Haha!

Mungkin mereka pernah bilang, kita seiring sejalan kan sob. Iyalah, maksudnya kita di siring mereka di jalan. Ngoahaha! 
Sebaiknya kawan macam ini diapakan ya? Ya pura-pura kawan aja dulu, belakangannya diliat ntar. Entah nusuk dari belakang, entah ngupat dari belakang, dan entah lah ya. 

Setiap kawan yang hadir entah dalam keadaan apapun, ingatlah mereka yang selalu ada ketika dalam keadaan susahmu bukan hanya dalam keadaan bahagiamu.

Aku tak akan berjalan didepanmu, karena aku bukan pemimpinmu, aku tak akan berdiri dibelakangmu dan mengikutimu, tapi aku ingin berjalan disampingmu dan jadilah kawanku.
 
Yeaaaah!
Salam permintaan kawan.

Sumber Hukum yang wajib diketahui

Hukum adalah sesuatu yang abstrak, sebab ada yang mengartikan hukum sebatas nilai, kaidah, norma, aparat penegak hukum, dan lain-lain. Bahk...

Beberapa Asas Hukum