Kamis, 28 Juli 2016

Romantis

Banyak yang bilang kalo romantis haruslah mampu menciptakan sajak sajak yang bermakna puitis.  Namun bagiku, ketika menikmati indahnya suatu kota bersamamu maka itulah yang dinamakan romantis. Tatkala kita duduk bersilang sambil menceritakan semua keluh kesah yang dirasakan. Bahkan semua kegelisahan yang tadi sempat dirasakan berubah menjadi canda tawa yang tercipta.
Namun, kegelisahan itu muncul kembali saat aku jauh darimu. Kegelisahan yang membayangi dan membuatku bertanya-tanya kapan kita bisa bertemu lagi? Kapan kita bisa duduk bersama sambil bercerita tentang impian dan masa depan kita lagi? Ya aku memang rindu suasana itu. lantas aku bertanya, kapan kerinduan ini akan berakhir? Kapan aku bisa menatap senyuman di wajahmu yang mampu memberikan keteduhan lagi? Masih ada banyak pertanyaan yang timbul kalau aku membahas tentangmu. Meski begitu, yang ku tau pasti hanya satu hal. Dan kamu lah jawabannya. Semoga doaku yang selalu menyebut namamu dalam tiap tiap pintaku kepada Tuhanku diijabah. Dari aku yang selalu mendoakanmu.

Selasa, 26 Juli 2016

Bekerja Keras

ALLAH berfirman “Seseorang tidak mendapatkan sesuatu kecuali apa yang telah diusahakannya”. (QS. An-Najm : 39). Andaikata Sunnatullah tersebut tidak berlaku, betapa akan sangat membingungkannya kehidupan ini karena tidak ada yang bisa dijadikan pedoman lagi. Dan kita tidak dapat menduga-duga apa yang akan kita peroleh dengan melihat sudah seberapa serius dan keras kita dalam mengusahakan sesuatu.

Sebagaimana diriwayatkan Thabrani dalam Al-Kabir, Rasulullah bersabda, “Allah mencintai setiap mukmin yang bekerja untuk keluarganya dan tidak menyukai mukmin pengangguran”. Haram hukumnya apabila seseorang yang mampu bekerja hanya berdiam diri. Yusuf Qardhawi dakam fatwa-fatwanya menyatakan bahwa setiap Muslim diharamkan malas bekerja dengan dalih sibuk beribadah atau tawakal kepada Allah, sebab langit tidak akan mencurahkan hujan emas dan perak. “barang siapa pada malam hari merasakan kelelahan karena bekerja pada siang hari, maka pada malam itu ia diampuni Allah”.

Nabi sudah lama mengingatkan, “Apabila kamu telah selesai shalat subuh, maka janganlah kamu tidur”. Hadits ini memerintahkan kita agar manusia dengan segera bekerja sejak pagi-pagi sekali, supaya ia menjadi produktif. Bahkan Nabi SAW secara khusus mendoakan orang yang bekerja sejak pagi sekali. “Ya, Allah, berkahilah umatku yang bekerja pada pagi-pagi sekali”.

Dalam kaitan ini, menaik untuk mengutip ungkapan Jimmy Carter, “Saya bisa saja bangun jam sembilan pagi dan menjadi petani kacang, atau bangun jam enam pagi dan menjadi presiden”. Malas adalah watak yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Karena itu Nabi pernah berdoa kepada Allah agar dilindungi dari sifat lemah dan malas, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan-Mu dari sifat lemah dan malas”. Al-Quran mengemukakan kepada Nabi SAW, “Katakanlah (Hai Muhammad, kepada umatmu): bekerjalah !”.

Bekerja keras untuk mencari rezeki yang halal akan mengundang rahmat dan cinta Allah, Rasul, dan juga orang-orang yang beriman. Dalam Al-Quran berkali-kali disebut, “Dan katakanlah, bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman akan meelihat pekerjaannya itu”.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa orang-orang yang menyediakan makanan dan kebutuhan lain untuk dirinya dan keluarganya lebih baik daripada orang yang menghabiskan waktunya beribadah tanpa mencoba berusaha mendapat penghasilan untuk dirinya sendiri. Islam sangat menjungjung tinggi kerja dan produktivitas. Islam tidak menyukai pengangguran dan kemalasan.

Semoga Allah meridhoi perjuangan hambaNya untuk mencari pekerjaan yang halal dan berkah.  Aamiin

#Love Islam

Minggu, 24 Juli 2016

Berkumpul bersama keluarga

Memang terasa sangat indah bila kita masih diberikan kesempatan untuk bisa berkumpul bersama keluarga. Berjalan bersama, menikmati indahnya suasana alam secara bersama-sama serta diiringi dengan candaan tawa yang senantiasa hadir bila kita berkumpul bersama keluarga.
Namun, tak dapat dipungkiri bahwa tak selamanya kita bisa berkumpul bersama keluarga. Karena pasti akan ada perpisahan. Entah perpisahan yang terjadi karena merantau untuk menyelesaikan studinya demi menggapai cita cita dan impiannya. Atau juga perpisahan yang terjadi karena sebab lain. Maka dari itu mari kita berjuang bersama agar dapat menyatukan keluarga kita dan dapat berkumpul bersama lagi dengan keluarga tercinta kita.

Sabtu, 23 Juli 2016

Terakhir pendaftaran pas saat wisuda.

Entah secara kebetulan atau emang takdirnya, saya dapat info kalo Almamater S1 saya sedang menerima pegawai non cpns untuk dosen, dan terakhir pendaftaran untuk itu tanggal 27 juli 2016 ini. Tanggal yang sama pada saat saya akan diwisuda. Adapun salah satu syaratnya yaitu ijazah s2 yang telah dilegalisir. Sedangkan ijazah saya pun akan diberikan nanti pada saat wisuda. Sekarang saya fokus pada pembuatan surat keterangan lulus saja untuk menjadi pertimbangan kelengkapan administrasi. Kemudian, ada syarat lagi yaitu legalisir akreditasi prodi s1. Sedangkan yang saat ini saya punya legalisir akreditasi prodi S1 saya pun telah kadaluarsa yang berarti sudah tidak berlaku lagi karena masa waktunya sudah habis.  Jadi yang saya akan lengkapi untuk itu hanya berupa akreditasi dari ban pt yang kemudian diprint. Adapun pengumuman untuk kelulusan administrasi ini tanggal 2 agustus 2016. Yaa kita tidak tau usaha kita yang mana yang akan berhasil,  tetapi selagi ada kesempatan maka tidak ada salahnya untuk mencoba. Perbanyak berusaha dan berdoa selagi mampu. Memang rezeki tidak akan kemana, karena rezeki telah ada dan diatur oleh Ar-Razaq (Maha Pemberi Rezeki), namun kita tetap berusaha untuk menjemputnya. Semoga harapan untuk mengabdi dan berbagi ilmu dapat terwujud. Aamiin. Bila tidak, maka akan ada rezeki yang disiapkan dariNya yang lebih baik dan diridhoiNya.

Jumat, 22 Juli 2016

Sabar.

Kita mesti sabar dalam menghadapi kehidupan di dunia ini, toh kehidupan di dunia hanya sementara. Termasuk cobaan yang diberikanNya, yang berupa ujian sakit, dan musibah. Setiap penyakit pasti ada obatnya, kecuali lansia. Dia akan memberikan ujian sebatas kesanggupan hambaNya. Percayalah, kita akan hadapi secara bersama-sama. Jangan pernah berhenti berharap kepadaNya. Karena hanya dengan kepadaNya kita pantas untuk berharap.

Sabar ya sayangku dan tetap semangat! Doaku menyertaimu.

Kamis, 21 Juli 2016

Indahnya Kebersamaan.

Kebersamaan memang indah. Terutama disaat kita bisa berkumpul bersama keluarga, sahabat, dan teman-teman lainnya.  Kebersamaan itu merupakan suatu momen yang harus disyukuri. Sebab, dengan adanya kebersamaan maka bahagia yang akan dirasa dan tercipta.

Terimakasih yaa atas kiriman fotonya bersama  keluarga yang dibingkai dengan keceriaan dan senyuman. Indah sekali melihatnya. Bahagia sekali melihatnya. Besar harapan bisa bergabung bersama keluargamu dan menjadi bagiannya. Semoga dapat terwujud nantinya dengan aku mempersuntingmu. Aamiin

Rabu, 20 Juli 2016

Jangan takut gagal.

Apa yang lebih hebat dari takdir Allah?
Harapanmu, impianmu, cita-citamu atau masa depanmu?
Jika semua itu tak sesuai kehendak-Nya?
Lalu bagaimana?
Apakah kau ingin menyerah?
Allah berikan kegagalan bukan untuk di sesali atau direnungi hingga tak sadar diri.
Tapi untuk di jadikan motivasi dan penyemangat agar bangkit kembali.
Sejatinya, definisi sukses yakni, ketika kita gagal berkali-kali tapi kita tetap berjuang lebih besar lagi.
Gagal, gagal, gagal bukan untuk dijadikan keterpurukan.
Gagal, harus bangkit lagi.
Gagal, harus berjuang kembali.
Serahkan semua pada Allah.
Gagal itu pemberian Allah.
Sukses juga pemberian Allah.
Lalu kenapa diri harus menyerah?
Allah Maha Melihat, Allah Maha Mendengar. Maka, jangan pernah berhenti berusaha dan berdoa.
Allah selalu ada, Allah selalu menemani.

Berikhtiarlah, bertawakallah, hingga takdir yang berbicara. Selalu berharap kepadaNya.

#LoveIslam

Sumber Hukum yang wajib diketahui

Hukum adalah sesuatu yang abstrak, sebab ada yang mengartikan hukum sebatas nilai, kaidah, norma, aparat penegak hukum, dan lain-lain. Bahk...

Beberapa Asas Hukum