Pengadilan merupakan suatu upaya dan perlindungan yang disediakan negara bagi masyarakat untuk mencari keadilan. Bila ada pelanggaran baik itu berupa pidana, perdata, administrasi maka dapat diajukan ke pengadilan. Bila dalam pidana dikenal dengan namanya delik, perdata dikenal dengan gugatan dan permohonan, sedangkan administrasi dikenal dengan KTUN. Saat ini televisi nasional kita telah menayangkan 26 kali persidangan dengan terdakwa Jessica dengan kasus dugaan kopi bersianida. 26 kali pun itu belum sampai pada putusan pengadilan, berarti nantinya akan masih ada lagi tayangan yang akan menyiarkan sidang jessica. Bila kita lihat secara mendalam, dalam hukum dikenal dengan istilah trial by the press yaitu yang mana oleh media telah ada menjudge bahwa seorang terdakwa itu bersalah. Padahal dalam asas hukum dikenal dengan presumption of innocence yang berarti asas praduga tak bersalah. Seorang terdakwa belum bisa dinyatakan bersalah sampai dengan adanya putusan pengadilan yang tetap. Namun apakah salah media menayangkan persidangan? Tentu saja tidak, toh selama perkara yang tidak berkaitan dengan asusila dan anak maka persidangan bersifat terbuka dan untuk umum. Yang perlu juga menjadi sorotan adalah bagaimana perlindungan saksi yang memberikan kesaksiannya di pengadilan, karena itu ditayangkan di televisi maka haruslah perlindungan juga dilakukan secara optimal demi keselamatan saksi tersebut.
Aku menulis karena tidak semua hal bisa ku ingat. Aku cuma bisa mengingat dirimu.. Ya.. Kamu.
Selasa, 04 Oktober 2016
Jumat, 30 September 2016
Diluar Nalar
Lagi lagi masyarakat tergiur dengan keahlian sosok yang mengaku bisa melipatgandakan uang. DKTP yang mendirikan padepokan atas namanya telah berhasil membuat masyarakat tergiur dengan kemampuannya yang katanya bisa melipat gandakan uang itu. Bila kita lihat salah satu video yang menayangkan caranya melipatgandakan uang memang diluar nalar sebab dalam video itu DKTP meminta para santrinya untuk bershalawat. Shalawat itu kata Pak Mahfud sebenarnya adalah shalawat nariyah, dan santri hapal semua shalawat itu. Namun dalam pemberitaan, itu dinamakan shalawat fulus karena tujuannya yang memberikan stimulus agar masyarakat percaya bahwa ia memang memiliki kemampuan melipatgandakan uang. Ketika polisi yang menahan DKTP meminta agar ia melipatgandakan uangnya, ia berkata tidak bisa dan berdalih karena jin nya sedang lari karena tersemprot oleh gas air mata dari pihak kepolisian. Mari, semua golongan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming iming yang mengatakan bahwa memiliki kemampuan melipatgandakan uang dan tidak mudah tergiur dengan investasi yang menjanjikan keuntungan berkali kali lipat dalam waktu sekejap. sebab, Lebih terasa nikmat ketika kita memiliki penghasilan dari jerih payah kita sendiri.
Senin, 26 September 2016
Pengorbanan dan Pengabdian
Baru baru ini kita dikagetkan dengan pencalonan AHY sebagai cagub DKI Jakarta. Pernyataan kaget ini bukan dengan alasan, karena AHY rela mengorbankan pengabdian di Militernya dan memilih bentuk pengabdian lain yaitu di bidang politik dan pemerintahan. Namun, hidup itu adalah suatu pilihan. Maka kita harus rela mengorbankan suatu yang telah dianggap sebagai zona nyaman dan memilih tujuan yang lain. Memang pengabdian kepada masyarakat bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menjadi cagub. Meskipun pesaingnya berat, namun keberanian AHY untuk memutuskan patut diapresiasi meski banyak pihak yang sangat menyayangkan dengan keputusan tersebut.
Senin, 29 Agustus 2016
Besok pengumuman
Waah. Hari2 yang ditunggu kan segera tiba. Besok akan ada pengumuman siapa saja yang akan diberikan kesempatan untuk menjadi staf pengajar di UNIB. Kabar kepastian lulus atau tidaknya belum terdengar, masih samar2 dengan semua cerita dibaliknya. Kemaren sempat ngobrol dengan salah satu dosen yang mengatakan ada yang komitmen nya kuat namun ketika micro teaching nya lemah. Aku bergumam dalam hati, itu pasti diriku. Namun, aku tak menanyakan hal itu secara langsung. Hmm. Sekarang, hasilnya kuserahkan padaNya. Hanya bisa berdoa dan bertawakal serta pasrah terhadap ketentuanNya. Semoga diberi kesempatan untuk mengabdi disana. Aamiin.
Minggu, 28 Agustus 2016
Pujaan Hati
Selamat Pagi pujaan hatiku, senang sekali rasanya bisa bertemu denganmu dikota ini, ya kota Bengkulu. Aku tidak mengira sebelumnya bahwa engkau akan pulang ke Bengkulu. Setiap pertanyaan yang engkau jawab kemaren mengindikasikan bahwa engkau ada di Bandung. Namun betapa kagetnya diriku ketika kau memberitahu bahwa engkau sedang ada disini, ya di Bengkulu.
Pertemuan tadi malam dan makan malam bersamamu yang selama ini kunanti akhirnya terwujud. Apa kau masih ingat kapan kita ketemu terakhir dan makan malam bersama terakhir kali? Kalo tidak salah tanggal 24 april. Tentu menurutmua itu belum waktu yang lama. Namun bagiku itu lama sekali. Hehe. Aku ingin bersamamu selalu. Aku Ingin menghabiskan usiaku bersamamu. Semoga nanti kita dipersatukan sebagai pasangan yang halal. Aamiin.
Sayangku, terimakasih karena engkau menyempatkan diri untuk pulang ke Bengkulu, meski ya mungkin menemuiku adalah tujuan terakhir dan yang paling akhir sekali bagimu. Namun aku selalu berharap agar rasa sayangmu padaku selalu ada. Kabarin aku terus yaa. Baik ketika telah kembali ke Bandung ataupun di Bengkulu, dan dimanapun engkau berada. Hehe. Thanks so much! Love you.
Selasa, 16 Agustus 2016
Akhirnya mendaftar UP
Selamat yaa akhirnya kamu bisa mendapatkan tanda tangan pembimbing agar segera mendaftar UP. Senang bgt rasanya, akhirnya lelah yang dirasakan dan kesabaran yang dilakukan tidak sia sia. Memang tidak ada hal yang sia sia bila dilakukan dengan usaha yang sungguh-sungguh. Semoga lelahmu menjadi ibadah dan proses yang kan kau lalui semakin mendekatkan dirimu padaNya. Aku selalu mendoakanmu, bahkan namamu selalu kusebut dalam doaku. Perjalanan masih panjang, namun persiapan tetap harus dimaksimalkan. Semoga impian mu, impianku dan impian kita dapat terwujud. Selalu semangat yaa!
Selasa, 09 Agustus 2016
Semoga kita masuk dalam golongan yang Bertaqwa
Dalam hadits ini Rasulullah ingin memberikan standar penilaian kemuliaan seorang hamba di sisi Allah , sekaligus meluruskan pandangan sebagian manusia yang salah dalam penilaian tersebut. Kemuliaan seseorang di pandangan Allah bukan hanya dilihat dari sisi lahirnya saja seperti rupa yang cantik atau tampan, harta yang belimpah, keturunan yang baik dan seterusnya, akan tetapi Allah hanya melihat amal hati seperti keikhlasan, rasa khauf, ketundukan dan juga amal anggota badan seperti shalat, puasa, dan lain-lain.
Berapa banyak dari manusia yang memiliki banyak harta, mempunyai kecantikan dan ketampanan rupa dan menduduki jabatan yang tinggi, akan tetapi hatinya kosong dari ketakwaan dan keikhlasan serta tidak memiliki amal sholeh. Dan sebaliknya, berapa banyak dari manusia yang miskin papa, hidup seadanya, rupa tidak bisa diandalkan, tapi ia di sisi Allah mempunyai nilai dan posisi yang tinggi lagi mulia. Allah berfirman “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa.” (QS. Al-Hujarat: 13)
Oleh karena itu, kekayaan, rupa yang menarik dan kedudukan yang tinggi tidak akan bermanfaat sedikitpun bagi seseorang di akhirat nanti, jika ia tidak melaksanakan ketaatan kepada Allah dan meninggalkan kemaksiatan kepada-Nya. Dan diantara amalan hati yang paling agung adalah keikhlasan kepada Allah dalam beramal. #YukNgaji #LoveIslam
Sumber Hukum yang wajib diketahui
Hukum adalah sesuatu yang abstrak, sebab ada yang mengartikan hukum sebatas nilai, kaidah, norma, aparat penegak hukum, dan lain-lain. Bahk...
Beberapa Asas Hukum
-
Apa itu asas? Apa kegunaan asas? Mungkin terbesit tanya seorang mahasiswa fakultas hukum. Asas yaitu landasan pemikiran yang abstrak ya...
-
Memang terasa sangat indah bila kita masih diberikan kesempatan untuk bisa berkumpul bersama keluarga. Berjalan bersama, menikmati indahnya ...
-
Perempuan memang diciptakan untuk menjadi pasangan laki-laki. Begitulah kodratnya. Perempuan dalam penantian jodohnya bisa menerima atau men...